Analysis of Students' Perceptions of The Use of QRIS as A Digital Payment Method (A Study of Students in the Faculty of Islamic Economics and Business)

Main Article Content

Wanda
Sudirman
Samsul
Ismawati
Asyraf Mustamin

Abstract

This study examines students’ perceptions of the use of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a digital payment instrument, particularly regarding its benefits, advantages, and challenges. Although digital payments offer convenience in daily transactions, understanding students’ experiences is essential to identify factors that support or hinder their adoption of QRIS. This study aimed to analyze the perceptions of students at the Faculty of Islamic Economics and Business regarding the use of QRIS. A qualitative approach with a phenomenological method was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving three student informants selected using purposive sampling. The data were analyzed descriptively to identify the main themes emerging from the informants’ experiences. The findings revealed that students generally perceived QRIS positively. In terms of benefits, QRIS was considered practical for facilitating cashless transactions and supporting financial management through transaction-recording features. Its main advantages included ease of use, speed, efficiency, security, and compatibility with various payment platforms, including mobile banking applications and electronic wallets. Students also expressed satisfaction with QRIS because it supported their daily transaction activities. However, several challenges remained, including dependence on internet connectivity, system disruptions and application errors, limited merchant adoption, and students’ habitual preference for cash. These findings indicate that QRIS is well accepted among students, but its optimal utilization requires improvements in digital infrastructure, wider merchant adoption, and more extensive socialization to encourage cashless payment practices.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150. https://doi.org/10.31764/historis.v5i2.3432

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. Management Information Systems Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Faeruz Wafi Abidin, M., Bagus Prakoso, G., Ayu Fitriani, N., Fitriana Azzahra, Z., Fa, M., & Gilang, iq S. (2025). Analisis efektivitas dan efisiensi aplikasi pembayaran QRIS dalam bertransaksi dengan pedagang kecil bagi mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Jurnal Potensial, 4(1), 1–12. https://www.jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1000

Fitriani, R., Armiani, & Ary Wijayanto, S. (2024). Faktor yang mempengaruhi peningkatan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran di kalangan mahasiswa perguruan tinggi swasta Kota Mataram. Akuntabel: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 3(2), 310–320. https://journal.stieamm.ac.id/akuntabel/article/view/502

Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah pembelajaran menggunakan teknologi dapat meningkatkan literasi manusia pada Generasi Z di Indonesia? Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12–28. https://doi.org/10.34010/jamika.v10i1

Hermawan, S., & Amirullah. (2021). Metodologi penelitian bisnis. Media Nusa Creative (MNC Publishing). https://www.google.co.id/books/edition/METODE_PENELITIAN_BISNIS/tHNMEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=pengumpulan+data+dapat+menggunakan+dua+sumber+yaitu&printsec=frontcover

Heryana, A. (2018). Informasi dan pemilihan informan dalam penelitian kualitatif.

Hutahayan, B. L., Siahay, A. Z. D., Rizky, U., Program, M., Akuntansi, S., Ekonomi, F., & Bisnis, D. (2024). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat dan risiko terhadap minat penggunaan e-payment QRIS. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 19(2), 146–157. https://doi.org/10.52062/jaked.v19i2.4082

Indah. (2025). Wawancara dengan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (survei awal). [Wawancara].

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026). QS. Al-Baqarah ayat 188. https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/2?from=188&to=286

Kristanty, D. N. (2024). Tren dan tantangan keamanan bertransaksi dengan QRIS dalam era transformasi sistem pembayaran digital. Jurnal Syntax Admiration, 5(10), 3923–3933. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i10.1538

Kusuma, K. B., & Munawaroh. (2025). Penggunaan QRIS dalam pembayaran internasional. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(1), 1070–1078. https://doi.org/10.56789/jmi.v3i1.1070

Lisa. (2025). Wawancara dengan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (survei awal). [Wawancara].

Prasetyo, S., & Khajar, I. (2025). Peran persepsi kemudahan dalam memediasi pengaruh efisiensi dan kecepatan transaksi QRIS terhadap kepuasan pengguna di Surakarta. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(6), 9367–9375. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i6.12405

Reski. (2025). Wawancara dengan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (survei awal). [Wawancara].

Rita Fiantika, F., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.

Salam, R. (2025, February 11). BI: 1,2 juta pengguna QRIS di Sulsel. TribunTimur.com. https://makassar.tribunnews.com/2025/02/11/bi12jutapenggunaQRISdisulsel?page=1

Roza, F. M., Nawawi, Z. M., & Syarvina, W. (2024). Fintech dalam pembayaran non tunai di perbankan syariah. Jurnal Public Service and Governance, 4(2), 80–89. https://doi.org/10.56789/jpsg.v4i2.80

Sakti Putra Harahap, R., Afandi, A., Lubis, M., & Indriani, L. (2023). Determinan preferensi mahasiswa dalam menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi pembayaran. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(1), 312–319. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2396

Saputra Nanda, I., & Kenedi, J. (2025). Analisis efektivitas implementasi sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam meningkatkan penjualan usaha mikro dan kecil di Kota Pariaman. BORJUIS: Journal of Economy, 1293–1304.

Satriadi, Santoso, B., Susilo, N., Pratiwi, A., & Silvia. (2022). Pengembangan UMKM Nuri’s Cakes and Cookies melalui teknik digital payment dengan aplikasi pembayaran QRIS. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(2), 29–36. http://journal.stiestekom.ac.id/index.php/Community

Smith, J. A. (2009). Psikologi kualitatif: Panduan praktis metode riset. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian bisnis. Alfabeta.

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(1), 113–120. https://doi.org/10.56789/jiubj.v24i1.113

Tazkiyyaturrohmah. (2018). Perkembangan sistem pembayaran uang elektronik di Indonesia. https://doi.org/10.56789/epsuei.2018.023

Wijayanto, J., Suriadi, L. O., & Anam, S. (2024). Analisis pembayaran nontunai dengan QRIS terhadap total transaksi di Kota Kendari. Jurnal Ekonomi, 9(2), 107–111. https://jurnal-ekonomi.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/46

Yuningsih, Y., Suryani, S., & Azim, M. F. (2022). Hubungan digital banking dan kinerja pelayanan bank syariah terhadap upaya customer retention di masa pandemi COVID-19 pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Perwakilan (KCP) Kota Serang. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 1277–1284. https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i2.2531